Senin, 18 Februari 2019

Pengertian Antena

Pengertian Antena
Antena adalah alat untuk mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik, bergantung kepada pemakaian dan penggunaan frekuensinya, antena bisa berwujud berbagai bentuk, mulai dari seutas kabel, dipole, ataupun yagi, dsb. Antena adalah alat pasif tanpa catu daya(power), yang tidak bisa meningkatkan kekuatan sinyal radio, dia seperti reflektor pada lampu senter, membantu mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal.
Kekuatan dalam mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal radio, satuan ukurnya adalah dB. Jadi ketika dB bertambah, maka jangkauan jarak yang bisa ditempuhpun bertambah.
Fungsi Antena
Antena berfungsi untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara / ruang bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Pada radar atau sistem komunikasi satelit, sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua fungsi (peradiasi dan penerima) sekaligus. Namun, pada sebuah teleskop radio, antena hanya menjalankan fungsi penerima saja.



sejarah antena


Sejarah Antena

Sejarah antena, lebih dari satu abad telah berlalu sejak James Clerk Maxwell merayakan ditemukannya rumus persamaan yang memberikan dasar elektromagnetisme klasik . Melalui persamaan ini, Maxwell mampu memprediksi keberadaan gelombang elektromagnetik.

20 tahun kemudian pada tahun 1887, dalam eksperimen oleh Heinrich Hertz. Hertz membangun sebuah kawat center – driven sepanjang sekitar 60 cm, ditempatkan pada setiap akhir kawat dengan pelat logam 40 cm persegi. Didorong oleh spark – gap generator (sumber broadband ), ternyata antena bergema pada sekitar frekwensi 50 MHz dan efektif dihasilkan dan memancarkan gelombang elektromagnetik.

Tokoh – toko Pengembangan Antena
Tokoh Sejarah Antena James Clerk Maxwell

Ia mendeteksi gelombang menggunakan loop kawat, radius 35 cm, dengan kesenjangan yang sangat kecil di mana dia bisa mengamati percikan api. Sejumlah peneliti menjadi tertarik dalam fenomena baru ini, Yaitu Gugliermo Marconi, pada tahun 1897, menjelaskan dan kemudian menunjukkan sistem yang lengkap untuk transmisi sinyal.Tokoh Sejarah Antena Heinrich Hertz

Pada tanggal 12 Desember 1901, komunikasi trans-atlantik pertama berhasil dicapai.

Antena transmisi Cornwall, Inggris, adalah struktur seperti kipas dari 50 kabel tembaga didukung oleh kawat horisontal membentang antara dua kutub 45 m dan 65 m terpisah. Antena penerima berada di Newfoundland terdiri dari kabel tembaga yang didukung oleh layang-layang.

Pada 1907, komersial, jasa telegraf trans-atlantik telah didirikan. Sangat menarik untuk dicatat bahwa aslinya, sering digunakan istilah untuk sistem sinyal yang menggunakan fenomena gelombang elektromagnetik adalah “nirkabel “.Tokoh Sejarah Antena Gugliermo Marconi
Istilah Radio pada Masa Awal

Meskipun istilah “radio-conductor” (akontraksi konduktor radiasi) merupakan awal penyebutan pada tahun 1897, “radio“. Istilah radio-conductor tidak muncul sampai sekarang.

The Radio Ship Act of 1910 berisi istilah “radio ” dan “komunikasi radio” tapi tidak “nirkabel”.

Pada tahun 1912 , Angkatan Laut AS diarahkan penggunaan istilah “Radio” menjadi “wireless”